Unit alat berat adalah sarana penunjang operasional. Sebagai barang modal unit-unit tersebut perlu dirawat dan diperbaiki secara terencana. Setiap komponen alat mempunyai umur pakai yang berbeda tergantung pada kondisi operasi, cara pengoperasian dan cara perawatan. Perbaikan yang tidak terencana akan menimbulkan biaya yang mahal dan kerugian akibat terganggunya operasional. Untuk mengantisipasi hal tersebut diatas, perencanaan perawatan harus dibuat untuk meminimalkan terjadinya pekerjaan perbaikan unit yang tidak terencana, meningkatkan koordinasi dengan bagian logistic dan operasional. Disamping itu, perencanaan perbaikan dan pemeliharaan berfungsi untuk :
a. Mengatur strategi pemeliharaan
b. Mengetahui perkiraan biaya
c. Pengontrolan Biaya
d. Pengadaan Sparepart
e. Pengadaan kunci-kunci dan peralatan
f. Pengadaan barang-barang pembantu
g.Menghitung keperluan tenaga Mekanik
PERENCANAAN PERBAIKAN UNIT Untuk membuat perencanaa yang dapat memperkecil pekerjaan perbaikan unit yang tidak terencana diperlukan data :
a. Kondisi Unit
b. Sejarah/historis perbaikan
c. Jam Operasi Unit
d. Kebijakan Pemeliharaan (Umur Pakai Komponen) Kondisi Unit.
Kondisi unit harus diketahui sebagai dasar dalam menentukan rencana pemeliharaan kedepan. Harus dibuat kesimpulan secara teknis apakah unit masih layak untuk dioperasikan atau tidak, jika layak apa perlu perbaikan atau tidak. Sejarah/Historis Perbaikan Perbaikan dan perawatan setiap unit harus tercatat dengan baik untuk mengetahui sejarah perbaikan unit yang meliputi Km/HM, tanggal , umur pakai, penyebab kerusakan, dan lain-lain. Jam Operasi Unit Jam operasi (HM/Km), digunakan sebagai dasar untuk menentukan tanggal atau jatuh tempo perencanaan perbaikan kedepan. Data jam operasi yang benar disesuaikan beban kerja unit dilapangan. Kebijakan Pemeliharaan (umur unit dan Komponen) Kebijakan umur pakai unit dan komponen akan dijadikan dasar dalam perencanaan pemeliharaan harus dianalisa berdasarkan : kondisi medan operasi, cara pengoperasian, dan cara perawatan.
Langkah-langkah yang harus dilaksanakan untuk mendukung keberhasilan perencanaan perbaikan dan pemeliharaan unit :
a. Pemeliharaan sesuai dengan standar
b. Melaksanakan program inspeksi
c. Memonitor pemakaian unit yang tidak benar
d. Membuat sejarah unit dengan baik
e. Memonitor kinerja unit
f. Melakukan analysis teknik atas kerusakan yang terjadi
g. Melakukan analys biaya pemeliharaan.
MONITORING UNIT Inspeksi harian - Untuk alat berat Inspeksi Harian dilakukan oleh operator dibawah pengawasan mekanik, mekanik harus memeriksa dan memastikan bahwa inspeksi harian yang dibebankan kepada operator tersebut selalu dilaksanakan dengan memeriksa laporan dan/atau melakukan inspeksi teknik untuk mengetahui layak operasi atau tidaknya kendaraan tersebut.
- Item yang diperiksa setiap hari sebelum beroperasi sesuai dengan buku petunjuk perawatan untuk setiap tipe unit/kendaraan/mesin-mesin. - Format Pemeriksaan harian sesuai form. Apabila unit tersebut tidak layak operasi, harus segera dilaporkan kepada Chief Mekanik/Asisten Teknik untuk segera diperbaiki.
- Untuk alat berat mekanik harus melakukan inspeksi teknis dalam waktu periode tertentu dengan menggunakan Form.
- Operator yang melakukan pemeriksaan harus menyimpan lembaran pemeriksaan harian. Di kantor Workshop/bengkel untuk setiap unit setiap bulan. Perawatan Berkala (Periodical Service)
- Perawatan berkala dilakukan sesuai dengan pembacaan buku petunjuk perawatan unit.
- Agar perawatan berkala berjalan dengan semestinya Asisten Teknik/Chief Mekanik harus segera membuat rencana pemeliharaan/perbaikan yang disusun sebaik mungkin agar bahan-bahan pembantu dan sparepart yang harus diganti tersedia pada waktunya dalam jumlah yang cukup dan lengkap.
- Format untuk menyusun keperluan perencaanaan pemeliharaan serta kebutuhan part dan lain-lain sesuai form. Laporan Perawatan Unit Asisten teknik/Chief Mekanik harus membuat detail laporan perawatan unit kepada EM yang diantaranya memuat tentang sejauh mana unit tersebut sudah diperbaiki, bagaimana kondisi setelah diperbaiki, dan seberapa sering unit tersebut telah diperbaiki dengan menggunakan form.
Laporan Operasional unit Setiap unit harus dibuat laporan operasionalnya dalam waktu periode tertentu (bulanan) untuk memenuhi untuk kerja unit yang selanjutnya dapat dilakukan analisis apakah unit tersebut masih layak operasi atau tidak.
Pemeliharaan (Maintenance) ialah suatu kegiatan yang dilakukan secara sengaja (sadar) terhadap suatu fasilitas dengan menganut suatu sistematika tertentu dengan tujuan agar fasilitas tersebut dapat berfungsi, beroperasi dengan lancar, aman, efektif dan efisien. Jadi kegiatan pemeliharaan itu bukanlah pekerjaan yang ala kadarnya, bukan pekerjaan yang asal-asalan, tetapi pekerjaan yang perlu perencanaan , pembiayaan dan kesungguhan. Pemeliharaan Pencegahan
(Preventive Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan agar fasilitas / mesin / peralatan terhindar dari laju kerusakan yang cepat (tidak wajar)
Perbaikan (Corective Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan apabila terjadi kerusakan untuk mengembalikan mesin / peralatan pada kondisi semula.
Pemeliharaan Darurat (Emergency Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan di luar program pemeliharaan kerena terjadi sesuatu yang emergency (kecelakaan). Biasanya pemeliharaan darurat itu adalah perbaikan-pebaikan kerena kecelakaan yang akan mengakibatkan kerusakan-kerusakan dan biasa disebut perbaikan darurat.
Pra Pemeliharaan (Pre-maintenance) ialah persiapan pemeliharaan agar dalam pelaksanaan pemeliharaan nantinya lebih lancar dan memenuhi sasaran. Kegiatan pra pemeliharaan ini antara lain seperti : penyusunan program pemeliharaan, penyediaan peralatan dan bahan pemeliharaan sesuai dengan fasilitas obyek pemeliharaan, penyiapan lokasi seperti fondasi / lantai dan tata letak (lay-out) yang memadai, penyiapan sarana penunjang seperti : listrik, air dan udara kempa, persiapan tenaga pelaksana pemeliharaan (organisasi) dan administrasi pemeliharaan.
Pemeliharaan Harian (Routine Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap hari atau setiap mesin/peralatan/fasilitas dioperasikan atau digunakan. Kegiatan yang dilakukan seperti :
• Pencegahan beban lebih
• Pencegahan korosi
• Pelumasan bagi yang memerlukan
• Keselamatan dan keamanan fasilitas
• Kebersihan dan ketertiban Kegiatan pemeliharaan harian ini biasanya dilakukan oleh operator.
Pemeliharaan Berkala (Periodic Maintenance) ialah pemeliharaan yang dilakukan secara berkala sesuai dengan jadwal yang telah diprogramkan. Pembuatan jadwal itu berdasarkan kepentingan perlakuan terhadap obyek pemeliharaan misalnya keperluan penggantian oli seharusnya berapa jam kerja, penyetelan ulang bagian-bagian yang bergerak setiap berapa bulan dan sebagainya. Di dalam pemeliharaan berkala ini kita kenal adanya pemeliharaan wekly , monthly dan yearly, yang artinya sebagai berikut :
Weekly maintenance (Pemeliharaan mingguan) ialah pemeliharaan yang dilaksanakan seminggu sekali atau dua minggu sekali atau tiga minggu sekali.
Monthly maintenance (Pemeliharaan bulanan) ialah pemeliharaan yang dilakuka satu bulan sekali atau tiga bulan sekali (tiga bulanan) atau setiap enem bulan sekali (semesteran).
Yearly maintenance (Pemeliharaan tahunan) ialah pemeliharaan yang dilakukan setiap tahun sekali atau dua tahun sekali. Tetapi banyak juga pemeliharaan mesin / peralatan / fasilitas yang pelaksanaan pemeliharaannya berdasarkan jam kerja misalnya penyetelan-penyetelan bagian-bagian yang bersambung atau bagian-bagian yang bergerak dilaksanakan setiap 1000 jam kerja, penggantian oli setiap 2000 jam kerja, servis besar (overhaul) setiap 4000 jam kerja dan sebagainya.
Pemeliharaan berkala ini biasanya dilaksanakan oleh teknisi pemeliharaan. Setelah selesai pelaksanaan pengujian perbaikan ini berarti mesin / peralatan / fasilitas telah kembali baik dapat berfungsi kembali maka proses selanjutnya adalah penyerahan ke line produksi pemakai fasilitas tersebut atau ke pelanggan yang memanfaatkan jasa perbaikan.

Forklift

  • Sesuai dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, dan Permennaker No. PER.05/MEN/1985 tentang Pesawat Angkat dan Angkut.(misal , forklift , backhoe , loaders , excavators, crane dll)
  • Sebagaimana diketahui bahwa Pesawat Angkat dan Angkut adalah suatu peralatan yang sangat berguna bagi proses industri khususnya dalam pemindahan barang. Pesawat Angkat dan Angkut merupakan peralatan teknik yang mengandung resiko bahaya tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja, bilamana tidak ditangani secara baik dan benar.
  • Agar tidak terjadi kecelakaan kerja, maka sebelum pemakaian setiap Pesawat Angkat dan Angkut dan pengaman / perlengkapannya harus dilakukan pemeriksaan dan pengujian serta dioperasikan oleh seorang operator yang berkemampuan dan berketrampilan yang cukup serta dirawat dengan baik dan teratur.

Pesawat Uap Bejana Tekan

  • Pesawat Uap atau dikenal juga dengan nama Ketel Uap dan juga Bejana Bertekanan (PUBT) merupakan peralatan produksi yang mempunyai resiko berbahaya sangat tinggi. Resiko itu mengintai perusahaan apabila tidak dilakukan pemeliharaan dan pemeriksaan rutin sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • Jauh sebelum Indonesia merdeka telah ditetapkan Peraturan terkait dengan penggunaan PUBT ini yaitu Undang – Undang Uap Tahun 1930. Peraturan tersebut masih berlaku hingga saat ini. Oleh karena itu perusahaan yang menggunakan PUBT harus mentaati peraturan/persyaratan yang sudah ditetapkan dan memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam penggunaan PUBT tersebut.
  • Salah satu persyaratan yang diwajibkan oleh Pemerintah adalah setiap PUBT harus dilakukan Pemeriksaan dan Pengujian (Riksa Uji) secara berkala. Pemerintah melalui Perusahaan Jasa K3 (PJK3) mendelegasikan wewenang dilakukannya Riksa Uji itu ke setiap perusahaan yang memiliki PUBT.

Instalasi Hydrant

  • Servis dan pemeriksaan Hydrant Reguler memastikan jika terjadi kebakaran, pemadam kebakaran memiliki semua alat yang tersedia untuk mereka, dengan urutan kerja yang baik, untuk mendukung mereka dalam upaya menyelamatkan jiwa dan harta benda. Layanan pemasangan dan pemeliharaan Hydrant Pemadam Kebakaran milik pribadi diatur oleh Standar dan Peraturan. Hydrant kebakaran di bawah tanah juga membutuhkan pengawasan berkala oleh kontraktor hydrant yang kompeten dan sesekali menyiapkan untuk memastikan mereka bekerja dengan benar. Karena inspeksi dan servis hydrant milik pribadi merupakan persyaratan hukum, penting untuk menggunakan kontraktor spesialis ahli dalam pengujian dan pemeliharaan aliran dan tekanan.

Instalasi Petir

  • Penangkal Petir Elektrostatis System merupakan Penangkal petir elektrostatis system merupakan penangkal petir modern dengan menggunakan sistem E.S.E ( Early Streamer Emision ). Sistem E.S.E bekerja secara aktif dengan cara melepaskan ion dalam jumlah besar ke lapisan udara sebelum terjadi sambaran petir. Pelepasan ion ke lapisan udara secara otomatis akan membuat sebuah jalan untuk menuntun petir agar selalu memilih ujung terminal penangkal petir elektrostatis ini dari pada area sekitarnya. Dengan sistem E.S.E ini akan meningkatkan area perlindungan yang lebih luas dari pada sistem penangkal petir konvensional.
  • Penangkal petir konvesional adalah instalasi listrik sederhana yang difungsikan untuk membuat saluran elektris dari atas bangunan ke grounding , pengamanan sambaran petir ini mempunyai system sederhana berupa rangkaian jalur instalasi yang bersifat pasif atau menunggu terkena sambaran, baru kemudian menyalurkannya kedalam bumi dengan kemampuan perlindungan proteksi sebesar 45 derajat berbentuk kerucut. Penangkal petir jenis ini Pengamanan petir yang cocok untuk Rumah / bangunan kecil.
  • Melakukan evaluasi dan monitoring terhadap program pemeliharaan harus selalu dilakukan guna mendapatakan tingkat efektifitas dan efisiensi, dilanjutkan dengan pembuatan laporan akhir yang nantinya akan diserahkan kepada pemilik bangunan dan fasilitasnya yang berisi tentang performa bangunan dan fasilitas yang ada pada setiap perioda waktu tertentu.

Fire Alarm System

  • sistem alarm kebakaran kami telah dipasang untuk melindungi Anda dan bangunan Anda. Semua orang bergantung pada sistem ini yang berfungsi dengan baik jika terjadi kebakaran, bertindak sebagai sistem peringatan dini dan memungkinkan evakuasi yang aman dan tepat waktu. Anda memiliki kewajiban hukum untuk memastikan bahwa sistem deteksi ini dalam keadaan baik dan mematuhi standar peraturan saat ini.keamanan akan membuat perbaikan panel alarm kebakaran Anda sebagai kewajiban hukum yang mudah bagi Anda. Insinyur nasional kami yang terlatih akan melaksanakan servis Anda sesuai dengan BS5839-1 dan menawarkan Anda cara yang hemat biaya untuk memastikan sounder Anda akan diaktifkan jika diperlukan, memberi Anda ketenangan pikiran.Kami dapat menyediakan Anda dengan pengujian & servis alarm tahunan rutin.

Instalasi Listrik

  • Panel listrik adalah alat yang cukup vital untuk mendistribusikan aliran listrik dari pusat ke beban. Pengelola gedung wajib memegang tanggung jawab atas kinerja panel listrik dan juga maintenancenya. Jika ada bagian yang rusak, harus cepat diperbaiki di tempat service panel listrik yang bisa dipercaya. Untuk menghindari rusaknya panel listrik, tentu ada cara yang harus dilakukan. Salah satunya adalah melakukan maintenance panel listrik dengan tepat. Dengan maintenance panel listrik yang tepat, Anda akan terhindar dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.Tidak hanya itu, maintenance panel listrik ini memiliki berbagai tujuan seperti berikut:
  • Untuk memperpanjang usia peralatan listrik
  • Meningkatkan reliability, availability, dan efisiensi
  • Mengurangi risiko terjadinya kerusakan atau kegagalan pada peralatan
  • Mengurangi lama waktu padam karena adanya gangguan pada panel
  • Meningkatkan keamanan pada peralatan

Crane

  • Perawatan yang direncanakan telah terbukti mengurangi biaya pengoperasian derek. Untuk tujuan ini kami dapat menyesuaikan program pemeliharaan yang direncanakan agar sesuai dengan siklus tugas dan operasi crane. Ini mengurangi risiko gangguan yang tidak dijadwalkan dan berpotensi mahal.
  • Program dirancang untuk membantu Anda dalam mematuhi persyaratan undang-undang setempat dan mendukung pemeliharaan internal. Inspeksi ini memberikan informasi yang akurat tentang kekurangan dan pelanggaran sebagaimana ditentukan oleh peraturan dan berdasarkan pengalaman kami sendiri. Inspeksi dilakukan oleh para profesional yang ahli dan terlatih. Dengan CONDITION Program, Anda dapat memanfaatkan keahlian inspeksi kami dengan pelaporan online dan mencoba layanan lain sesuai keperluan.
TOP
Open chat
1
Hello !!!
Can we help u ?...
Powered by