Riksa uji instalasi penyalur petir memastikan bangunan siap menghadapi risiko sambaran petir. Banyak teknisi sudah melaksanakan pemeriksaan ini, namun beberapa kesalahan masih sering muncul di lapangan. Kesalahan tersebut membuat sistem tidak bekerja maksimal dan meningkatkan potensi kerusakan bangunan. Untuk menghindarinya, mari kita bahas Kesalahan Umum saat Riksa Uji Instalasi Penyalur Petir yang Sering Terjadi dan cara pencegahannya.
Teknisi Tidak Mengikuti Standar Teknis Riksa Uji
Sebagian teknisi masih mengandalkan pengalaman lama. Mereka tidak mengacu pada standar nasional atau pembaruan regulasi. Akibatnya, hasil pemeriksaan tidak sesuai kebutuhan bangunan modern. Setiap sistem penyalur petir memiliki karakteristik berbeda, sehingga teknisi wajib memahami aturan terbaru sebelum memulai pemeriksaan. Pengetahuan yang relevan akan meningkatkan akurasi hasil riksa uji.
Pengujian Resistansi Tanah Tidak Menyeluruh
Resistansi tanah memegang peran penting dalam menyalurkan energi petir ke grounding. Namun, beberapa pemeriksa hanya mengambil satu titik ukur. Cara ini tidak menggambarkan kondisi tanah secara menyeluruh. Teknisi perlu memeriksa banyak titik agar dapat mendeteksi area dengan kinerja rendah. Bila hasil pengukuran menunjukkan nilai di atas batas aman, teknisi bisa segera melakukan perbaikan, seperti menambah elektroda atau memperbaiki media tanah.
Dokumentasi Kurang Detail dan Tidak Tersistem
Sebagian laporan riksa uji hanya memuat nilai pengukuran tanpa penjelasan. Pemilik bangunan sulit memahami kondisi sistem dari dokumentasi tersebut. Laporan ideal berisi hasil pemeriksaan lengkap, analisis risiko, serta rekomendasi tindakan. Dengan dokumentasi yang terstruktur, teknisi lain dapat memantau perkembangan sistem pada pemeriksaan berikutnya.
Tidak Ada Jadwal Pemeriksaan Berkala
Banyak pemilik bangunan hanya memanggil teknisi ketika sistem rusak. Padahal, penyalur petir dapat menurun fungsinya karena korosi atau perubahan struktur bangunan. Pemeriksaan berkala, minimal satu kali setahun, memastikan setiap komponen tetap bekerja optimal. Pemilik bangunan juga dapat mengurangi biaya perbaikan besar karena mendeteksi kerusakan lebih awal.
Kesimpulan
Menghindari Kesalahan Umum saat Riksa Uji Instalasi Penyalur Petir yang Sering Terjadi akan meningkatkan keselamatan bangunan. Pemeriksaan yang mengikuti standar, pengujian resistansi tanah menyeluruh, dokumentasi rapi, serta jadwal perawatan rutin akan memastikan sistem bekerja optimal. Dengan langkah yang benar, upaya perlindungan terhadap sambaran petir menjadi lebih efektif dan dapat diandalkan setiap saat.
Baca juga : Riksa Uji Forklift: Prosedur, Manfaat, dan Regulasi
Jika memerlukan informasi lebih lanjut atau ingin menjadwalkan pemeriksaan, anda bisa menghubungi PT ALFA DINAMIS INDO TEKNIK dan kami akan berikan panduan spesifik sesuai kebutuhan.
HUBUNGI KAMI
Website : www.alfadinamis.com
Instagram : alfa_dinamis
Customer Service : 0822-4668-3542
Hotline : 021-82757834
